Halo sahabat Manda, tulisan ini dituliskan sebagai reminder ke diri sendiri sekaligus menuliskan cerita pengalaman yang nantinya bisa dibaca bareng sama anakku kelak. Harapannya bisa menjadi catatan amal jariyah, jika tulisan ini bisa menjadi pengalaman pembaca tanpa harus mengalami seperti yang Manda alami atau tulisan ini berjodoh dengan sahabat Manda yang sedang dalam kondisi sama seperti Manda saat ini, sini sini Manda temani... Bismillah.....
Kehamilan dengan resiko tinggi memang bukan pilihan. Tetapi sesuatu yang harus dijalani dengan hati yang lapang dan penuh kesyukuran. Terima kasih Alloh, telah memilihku.


Hamil dengan Resiko Tinggi
Apa itu hamil beresiko tinggi? Karena Manda bukan dokter, Manda hanya merangkumkan penjelasan dari dokter kandungan selama Manda melewati 4x kehamilan ini ya. Hamil beresiko tinggi yang menjadi disclaimer dari tulisan Manda kali ini karena beberapa hal sebagai berikut :
- Hamil di usia lebih dari 40 tahun.
- Hamil setelah mengalami keguguran berulang.
- Hamil sebagai penderita APS.
Nah, dari ketiga kriteria di atas, dokter sepakat menyebut kehamilan Manda ini masuk kategori kehamilan beresiko tinggi. Bismillah, saat divonis di trimester pertama, rasanya jangan ditanya, kekuatan datang hanya dari Alloh SWT dan alhamdulillah, di trimester kedua ini, lebih nyaman untuk bisa membagikan pengalaman Manda sebelum nanti lupa untuk dituliskan.
Pengalaman Manda Menjalani Kehamilan Beresiko di Trimester Pertama
Tentu banyak yang bertanya, seperti apa menjaga kehamilan beresiko tinggi? Rasanya, untukku yang sudah 3x dikuret karena debay tidak bisa bertahan, rasanya was-was setiap waktu. Kecemasan yang datang tanpa diminta, walau sudah menyerahkan sepenuhnya pada DIA yang Maha Segalanya dan penulis takdir terbaik untukku, tapi tetap saja manusiawi banget yang namanya OVT (overthinking). Lalu, bagaimana Manda melewatinya dengan nyaman?
BERDOA
Tidak bisa dipungkiri, doa doa dan doa adalah kunci dari ketenangan dari keresahan. Terlebih Manda yang tiba-tiba tahu hamil di usia 42 tahun ini. Allohu Akbar. Sejak 28 September 2025, tak putus berdoa untuk kelancaran tulisan takdir TERBAIK dari Alloh untuk kami. Manda percaya bahwa tidak ada yang terlewat dariNya atas segala hal yang terjadi pada diri kita. Dan ketika doa sudah dilangitkan, Manda percaya dia tidak akan pulang dengan tangan hampa. Keyakinan itu terus Manda afirmasi dengan melihat konten yang positif dari Instagram, alhamdulillah menemukan banyak doa dan amalan harian yang membuat hati ini tenang ketika OVT datang.
Semoga dijauhkan dari sifat riya', Manda melakukan apa yang UIR sampaikan dari ceramahnya secara online, ketika kita punya hajat, lakukan : sholat tahajud, qobliyah subuh dan sedekah subuh. InsyaAlloh ketiganya Manda lakukan sampai hari ini, semoga selalu istiqomah dan diniatkan karena Alloh ta'ala. Aamiin YRA. Dengan melakukan ketiganya, lalu berdoa berdoa dan berdoa, alhamdulillah mengurangi sedikit banyak overthinking yang berputar di kepala Manda karena paparan informasi dari google dan chat GPT, hahahahaha.
KONTROL KE DOKTER OBSGYN 2X SEBULAN
Alhamdulillah, Alloh selalu menggariskan sesuatu terjadi di waktu yang TEPAT menurutNya. Bersyukur hamil (lagi) di usia yang matang secara finansial, emosional dan mental. Ternyata, itu penting sekali mendukung kehamilan yang nyaman. Terlebih jika kasusnya hami beresiko tinggi seperti yang Manda alami. Allohu akbar, tidak pernah terbayangkan sebelumnya, kalau ini di usia 30an, rasanya mungkin akan lebih berat menjalaninya. Jadi, alhamdulillah ima hamil di usia sekarang ya Alloh, terima kasih..
Sejak 28 September 2025 lalu, dunia Manda berubah! Benar-benar BEDREST, apa itu bedrest? Berkegiatan di atas bed, kecuali untuk ke kamar mandi, makan dan solat. Bisa dibayangkan, seperti apa aktifnya Manda di keseharian sebelum hamil? Tentu yang sudah mengikuti dan mengenal Manda, akan kenal Manda seperti apa. Duniaku seketika berubah. Kenapa berubah? Karena dokter Yasmini, dokter yang menangani setiap kehamilanku terdahulu sudah mewanti-wanti untuk menjaganya dengan super intensif kehamilan ini. Qodarulloh, Alloh memang kadang menggariskan sesuatu berbeda dengan yang biasanya kita, supaya kita menikmati setiap fase yang berbeda dari kita biasanya.
Datang ke dokter Yasmini di JIH saat kehamilan sudah 5w4d (5 minggu 4 hari), dan saat itu langsung tes lab awal kehamilan, USG untuk deteksi dini kantong kehamilan dan janin, lalu obat-obatan masuk untuk menjaga janinku kali ini bisa menjadi bayiku, insyaAlloh aamiin YRA. Nanti tulisan seputar biaya dan obat akan Manda tuliskan di cerita lain ya, biar ga ke-distract sama cerita kehamilan beresiko tinggi ini.
Kehamilan beresiko tinggi yang Manda alami, yang membedakan dengan kehamilan normal adalah kunjungan untuk observasi ke dokter, Manda mengunjungi dokter Yasmini setiap 2 minggu sekali, mengambil waktu hari Minggu supaya tidak berbenturan dengan kegiatan Panda di kampus. Alhamdulillah, doanya dimampukan dan diberlimpahkan. aamiin YRA. Beruntung memilih rumah sakit yang nyaman saat booking via WA, lalu datang bisa dipantau antriannya (walau Manda lebih senang datang lebih awal, supaya bisa istirahat dulu saat mau ditensi, hahahaha), kehamilan keempatku ini semuanya memilih rumah sakit JIH (tidak diendorse lho ya, wkwkwkwkwk)
MELIBATKAN BANYAK DOKTER : OBSGYN dan PENYAKIT DALAM
Tidak pernah terbayangkan sebelumnya, Manda yang TAKUT JARUM SUNTIK, harus berhadapan dengan banyak tes yang hampir semuanya disuntik (karena diambil darahnya). Sejak 28 September 2025, tes laboratorium yang dilakukan lebih dari satu kali, bahkan untuk tes mandiri gula darah dilakukan bisa sehari 3-4 kali, huhuhuhuhu. Qodarulloh, menikmati kehamilan beresiko tinggi yang sudah Alloh gariskan dalam cerita takdir TERBAIK untuk Manda. Alhamdulillah.
Kronologi dokternya, dimulai dari dokter Obsgyn yang sedari 2013 membersamai Manda di JIH, Manda nyaman dan terkoneksi dengan dokter Yasmini, Sp.OG. Lalu setelah kontrol per 2 minggu, dokter menyarankan untuk tes terkait gula darah dan urine, disitulah muncul angka HBA1C yang harus diobservasi oleh dokter penyakit dalam, supaya sama rekam medisnya, dipilihlah dokter Khalimur Rouf Sp. PD. Di perjalanan kehamilan Manda, seperti biasa muncul flek (huhuhuhuhu) saat itulah overthinking yang Manda ceritakan diawal tadi. Sudah hampir pasrah (walau berdoa) karena flek ini sudah diantisipasi dengan Cygest, Aspilet, dan ProveD (hasil tes Vit D sudah diangka yang baik saat hamil), lalu apalagi yang membuat flek?
Lalu, terbitlah perintah tes ANA ACA dkk untuk memastikannya, dan taraaa... hasil tes keluar dan dokter Rouf menyarankan untuk ke dokter Deshinta Putri Mulya, SP. PD-KAI(K), penyakit dalam khusus alergi dan autoimun. Huaaa, serasa hari itu duniaku luluh lantak, karena apa? Karena pengalaman teman-temanku dengan kondisi seperti ini, harus disuntik heparin sehari 2x. Allohu akbar.
Kala itu seingat Manda, masuk ke minggu ke-10 dan konsultasi tele dilakukan hari Rabu dan hari Rabu malam itu WAJIB langsung belajar suntik heparin dengan dosis 1 ml. Rasanyaaaa.. jangan ditanya, suntikan pertama dibantu nurse di JIH, lalu belajar suntik dengan memanggil homecare JIH selama seminggu, alhasil Panda berhasil menjadi mantri suntik pribadi Manda sejak itu. Kok akhirnya berani suntik sendiri? Iya, harus berani karena memanggil jasa suntik lumayan 175ribu per kedatangan, alhamdulillah karena jarak yang terjangkau dan jasanya cuma suntik saja per kedatangan hanya 150ribu. Alhamdulillah, jasa homecare JIH sangat membantu Manda ketika Panda harus tugas ke luar kota juga sampai akhir tahun kemarin. Allohu akbar, Alloh yang takdirkan, Alloh yang mampukan. Yakin pada itu saja, insyaAlloh terjamin langsung dari Alloh SWT.
Tes terus dilakukan, untuk mengecek dosis yang harus diberikan, namanya adalah tes APPT untuk mengecek kekentalan darah, berapa lama darah membeku, karena itu penting sekali untuk penyerapan nutrisi ke janin dari placenta. Dan qodarulloh, sejak tengah November 2025, dosis dinaikkan 2x sehari untuk suntiknya, karena kerja heparin hanya 12 jam. Allohu akbar, lagi dan lagi.
Kebayang ya, per 2 minggu ke dokter Obsgyn Yasmini dan dokter Penyakit Dalam Deshinta, ruteku hanya ringroad utara menuju JIH dan soto. Alhamdulillah, aktivitas bedrest ini terus berlangsung, walau sejak usia kehamilan 12 minggu alhamdulillah sudah tidak ada flek lagi. Alloh Maha Baik, Baik banget sesuai prasangka hambaNya.
Lagi-lagi karena kehamilanku termasuk kehamilan beresiko tinggi, aku harus ketemu dengan dokter Fetomaternal, sedari hamil kedua sudah berencana ke dokter Irwan, tapi qodarullloh sebelum memenuhi syarat ke dokter Fetomaternal, janinku keburu luruh, huhuhuhuhu. Alhamdulillah, di kehamilan keempat ini, Alloh beri kesempatan untuk berjumpa dengan dokter Irwan yang kebetulan lagi juga praktek di JIH, jadi satu rekam medis.
Untuk teman-teman yang kebetulan dinyatakan kehamilannya beresiko tinggi, usahakan untuk bisa mempunyai rekam medis yang sama ya. Mulai dari dokernya dan sekaligus tes laboratoriumnya. Kebetulan Manda di JIH, dokter bisa langsung membuka hasil tes labku tanpa aku harus bawa-bawa hasil labnya, dan dokter bisa melihat diagnosis dan pengobatan yang dilakukan oleh dokter lain selama aku berobat di JIH ini.
BERTEMU DOKTER FETOMATERNAL
Melanjutkan bab ketemu dengan dokter Fetomaternal di JIH, Dokter Irwan Taufiqur Rachman, Sp. OG(K)-KFM. Perlu sahabat Manda ketahui, bahwa tidak semua kehamilan membutuhkan bertemu dengan dokter Fetomaternal, kapan kehamilan harus bertemu dengan dokter Feto ?
- Fetomaternal dilakukan pada usia kehamilan 11-13 minggu dan atau 18-23 minggu.
- Riwayat abortus berulang, mempunyai penyakit diabetes mellitus, hipertensi, TORCH, kelainan janin pada kehamilan sebelumnya.
- Pelayanan Fetomaternal sudah tersedia di semua jadwal praktik dr. Irwan.
- Lampirkan Surat Rujukan Fetomaternal dalam bentuk foto (jika ada).
Kriteria Manda yang kehamilannya beresiko tinggi sudah masuk kriteria harus bertemu dokter Irwan.
Jangan ditanya rasanya yaaa, deg-degan. Setiap dua minggu ketemu dokter Yasmini saja udah deg-degan, selalu ada kekhawatiran, lagi-lagi DOA DOA dan DOA yang membuat kecemasan kita berubah jadi pasrah yang menenangkan. Alloh Maha Baik. Allohumma barik.
Tibalah saatnya bertemu dokter Irwan di JIH, dan Alloh Maha Baik untuk Manda Panda, alhamdulillah matur nuwun Gusti Alloh. Semoga Alloh ridlo atas kehamilan ini dan sehat sempurna normal selamat Manda dan debay nanti berjumpa dengan Panda di dunia, aamiin YRA.
Kenapa harus USG Fetomaternal? Karena akan lebih detail di USG Feto 11-13 minggu, deteksi awal di minggu ke-11 menurut dokter Irwan :
- detak jantung debay baik
- pembuluh darah ke adek lancar (terlihat warna merah dan biru)
- plasenta ada di atas (letak plasenta)
- gedenya adek sesuai usia kehamilan
- ukuran bawah leher (NT) aman tidak ada kecurigaan down syndrome
- air ketuban aman banyak
Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah, masih terus berdoa, melangitkan doa dan tidak putus mengharap belas kasihan Rabbku pada kehamilanku kali ini. Manda selalu memohon bantuan doa dari sahabat Manda dan keluarga, karena kita tidak pernah tahu dari mulut dan hati yang mana doa dikabulkan.
TES NIPT
Lagi-lagi tes, begitulah kehamilan dengan resiko tinggi harus dihadapi dengan penuh kelapangan ya sahabat Manda. Tentunya berbeda dengan kehamilan normal lain yang mungkin masih bisa kemana-mana menikmati kehamilannya, masih bisa tenang menikmati kehamilannya yang tidak beresiko, masih merasakan mual muntah yang bisa dinikmati tanpa khawatir flek, masih tenang kalau mau ke dokter karena bayinya aman-aman, itu pasti menjadi harapan semua ibu hamil. Tapi, ketika kita divonis masuk dalam kehamilan resiko tinggi, mau bagaimana lagi? Menjalaninya dengan penuh keikhlasan justru akan sangat menyamankan dan membuat bahagia ibu dan janin.
Jalani bedrest dengan sukacita, itu adalah kunci!
Setelah mencari-cari info tentang tes NIPT (Non-Invasive Prenatal Test), akhirnya Manda mempercayakan tes NIPT ke Gene Solution. Selain bisa diambil sampelnya di rumah, tes NIPT Gene Solution menurut IG dan WEBnya sudah teruji menanggani tes NIPT di banyak negara.
Merujuk pada tes skrining genetik kehamilan canggih yang ditawarkan oleh Gene Solutions, khususnya produk triSure NIPT, yang mendeteksi risiko kelainan kromosom janin (seperti Sindrom Down) dari darah ibu sejak usia kehamilan 9 minggu dengan akurasi tinggi dan risiko positif palsu rendah, bahkan bisa mendeteksi kondisi genetik ibu seperti talasemia. Tes ini menggunakan teknologi next-generation sequencing dan algoritma khusus untuk menganalisis cell-free DNA janin, memberikan wawasan dini untuk manajemen kehamilan yang lebih baik tanpa prosedur invasif seperti amniosintesis.
Cara Kerja NIPT Gene Solution (triSure)
- Pengambilan Sampel: Hanya membutuhkan sampel darah ibu hamil (sekitar 10 ml).
- Analisis DNA: DNA bebas sel janin dari plasenta diisolasi, lalu diurutkan (sequencing).
- Algoritma: Menggunakan algoritma inovatif yang disesuaikan untuk populasi Asia Tenggara, membedakan DNA janin dan ibu dengan sensitivitas tinggi.
- Deteksi: Menganalisis kromosom untuk mendeteksi aneuploidi (Sindrom Down, Edwards, Patau) dan skrining pembawa genetik pada ibu (misalnya, talasemia).
Tes NIPT dianjurkan untuk semua ibu hamil, tidak hanya yang berisiko tinggi, karena 57,48% bayi dengan risiko genetik berasal dari ibu <35 tahun. Tes NIPT bisa dilakukan sejak usia kehamilan 9 minggu.
triSure Next-Generation NIPT adalah skrining prenatal terlengkap di Indonesia yang mendeteksi 62 kondisi dalam satu pemeriksaan:
🤰 Kelainan genetik pada bayi (aneuploidi)
👩👧👦 9 penyakit resesif (termasuk Talasemia)
👨👧👦 25 penyakit monogenik dominan
NIPT (Non-Invasive Prenatal Testing) direkomendasikan oleh panduan internasional dan nasional sebagai skrining standar untuk semua ibu hamil sejak usia kehamilan 9 minggu.
Pilihan triSure NIPT yang tersedia :
✅ triSure Basic (dilengkapi tes Maternal Alpha Thalassemia)
✅ triSure Premium (dilengkapi tes Maternal 9 penyakit resesif yang dapat diturunkan)
✅ triSure Procare (dilengkapi tes 25 penyakit monogenik dominan pada janin)
Alhamdulillah, hasil NIPT triSure Premium yang Manda pilih, semuanya low risk dan sudah tahu kelaminnya juga di minggu ke-12. Alhamdulillah alhamdulillah alhamdulillah. Bagi teman-teman yang kehamilannya normal, mungkin hasil tes seperti ini tidak begitu deg-degan menunggunya. Tapi untuk kami yang termasuk kehamilan resiko tinggi, menunggu hasil tes itu seperti ujian pendadaran setiap minggunya. Allohumma barik, Alloh Maha Baik, Alloh yang KUATKAN. Aamiin YRA.
USG PER 2 MINGGU, DEMI BISA KETEMU DEBAY
Perjalanan ibu hamil dengan resiko tinggi memang luar biasa ya! Selain kesabaran kita menikmati pekerjaan baru yaitu menunggu dengan sabar, juga bagaimana kita memanage worried, bagaimana kecemasan itu tidak menganggu melainkan harus semakin mendekatkan diri kita pada Alloh SWT. Seperti halnya kehamilan ini. Janin ada di dalam perut yang secara kasat mata tidak terlihat isi didalamnya. Dan hal itulah yang kadang memancing rasa penasaran untuk mengetahui apakah debay baik-baik aja, apakah perkembangannya normal, apakah ukurannya sesuai usia kehamilannya, apakah dia stabil di dalam rahim, dll yang kadang menunggu itu sungguh mencemaskan.
Terlebih kalau dokter obsgyn tidak banyak memberikan cerita dibalik USG yang dilakukan, selama janin baik-baik saja, dokter akan diam, mengeprint hasil USG, menanyakan keluhan dan memberi resep. Padahal, terkadang rasa ingin tahu manusia awam yang tidak paham gambar USG yang diprint, kadang membuat penasaran. Oleh karenanya, sangat diperbolehkan mempunyai 2nd opsi dokter kandungan ya. Kebetulan dan qodarulloh, di samping rumah (cuma beda 4 rumah), ada klinik BEBIQU yang baru saja buka, wah langsung ceki-ceki tentang dokternya, dan ketemulah dengan dokter Ide Pustaka, Sp. OG yang akhirnya menjadi dokter USG untuk debay bergantian dengan dokter Yasmini selama per 2 minggu. Alhamdulillah dokter Ide lebih banyak menjelaskan tentang USG Feto yang dia lakukan ke debay dan di klinik Bebiqu ini boleh direkam USGnya, sehingga penjelasan dokternya bisa menjadi oleh-oleh untuk akung utinya yang tiap abis kontrol selalu menanyakan kabar debay. Alhamdulillah. Alloh selalu mendekatkan kita dengan solusi kalau doa kita selalu mengharap keridloanNya. Alloh terima kasih ya.
Nah, kiranya perjalanan trimester pertama yang Manda sudah lewati sudah Manda rangkumkan di cerita di atas. Harapannya, cerita tadi bisa memberi wawasan kepada para calon ibu hamil yang kebetulan usianya diatas 40 tahun seperti Manda ya. Sekaligus, semoga balasan dari cerita ini adalah kemudahan Manda dalam menjalani proses hamil dan persalinan nanti diberi kelancaran dan minim rasa sakit, bayi dan Mandanya sehat sempurna dan bertemu di dunia dalam keadaan terbaik dan menjadi keluarga sakinah mawaddah warohmah bersama Panda. aamiin YRA. Semoga doa dari sahabat Manda, melancarkan jalur langit Manda ke Alloh SWT, semoga Alloh ridlo atas kehamilan ini dan persalinannya kelak. Aamiin YRA.

Manda aku terharu bacanya. Aku percaya debay memang sekuat Manda dan panda. Peluk dengan doa dilancarkan segalanya ya Manda 🤗🤗🤗🤗🤗
BalasHapus