IBX583577287E51C

Selasa, 10 September 2019

Momblogger Belajar Keuangan Bersama VISA dan Prita Gozie


Hai, saya Ima. Seorang istri rumah tangga yang suka sibuk. Saya seorang work at home Manda. Dipercaya menjadi menteri keuangan di keluarga Satrianto. Bersyukur, walaupun secara teoretis disampaikan hanya 25% mempunyai teori keuangan, tapi 75%nya saya menggunakan feeling dan pastinya diajari oleh suami. Beruntung banget, belajar mengelola keuangan bersama #ibuberbagibijak dan VISA dengan narasumber mba Prita Gozie untuk bisa mengelola keuangan lebih baik lagi agar bisa dibanggakan dan dipercaya oleh menteri tenaga kerjanya aka suami.




Visa Gelar Workshop Literasi Keuangan #IbuBerbagiBijak 
Jangkau Pelaku Usaha Perempuan di Yogyakarta

Program Literasi Keuangan #IbuBerbagiBijak yang diinisiasi Visa, bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, kali ini diselenggarakan di Yogyakarta. Workshop digelar dalam rangka mengedukasi para pelaku usaha perempuan seputar manajemen keuangan mendasar untuk bisnis mereka.

Visa, perusahaan pembayaran digital terdepan di dunia, bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, kembali menggelar program Literasi Keuangan #IbuBerbagiBijak, sebuah program yang mengedukasi perempuan untuk berbagi pengetahuan seputar manajemen keuangan. Memasuki tahun ketiga penyelenggaraan, workshop kali ini diselenggarakan di Yogyakarta, menyasar para pelaku usaha perempuan di bawah naungan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Yogyakarta.


Hadir dalam kesempatan ini, Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia Riko Abdurrahman. Kepala Bagian Industri Keuangan Non Bank, Pasar Modal, dan Efek Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY Noor Hafid, yang menjelaskan kepada yang hadir tentang pinjaman online yang harus diwaspadai.

Tentunya, hadir pula Financial Educator Prita Ghozie. Workshop tersebut tidak hanya mengedukasi seputar pengetahuan manajemen keuangan yang mendasar, tetapi juga agar pelaku usaha perempuan cerdas dalam mengakses produk/layanan jasa keuangan yang sesuai dengan kemampuan, serta pentingnya pemahaman akan perlindungan konsumen dalam mendukung pengembangan bisnis yang berkelanjutan.


Studi Visa: Masyarakat Indonesian Semakin Percaya Diri 
Bepergian Tanpa Tunai

77% masyarakat Indonesia memperkirakan akan semakin sering menggunakan pembayaran nontunai dalam jangka waktu 12 bulan ke depan, dan 41% meyakini bahwa Indonesia akan mewujudkan masyarakat tanpa tunai dalam kurun waktu tiga tahun.

Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia Riko Abdurrahman mengatakan bahwa saat ini, semakin banyak masyarakat Indonesia yang memiliki akses terhadap pembayaran nontunai sehingga lebih percaya diri bepergian tanpa tunai.

“Menjalani gaya hidup nontunai menjadi lebih mudah dan menarik bagi masyarakat Indonesia karena banyaknya opsi cara membayar, mulai dari pembayaran menggunakan kartu, teknologi nirkontak, hingga yang berbasis kode QR. Konsumen juga menginginkan proses pembayaran yang lebih cepat, mudah, dan aman yang mendorong mereka semakin mengurangi penggunaan uang tunai dan memulai gaya hidup nontunai,” ujar Riko.

Untuk itulah, Studi Consumer Payment Attitudes yang dirilis Visa menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia semakin percaya diri untuk bepergian tanpa tunai, dengan keamanan informasi pribadi menjadi fokus utama mereka. Karenanya, Visa berkomitmen untuk menghadirkan teknologi pembayaran dan keamanan digital terbaru, seperti Visa Contactless dan Visa Token Service, agar konsumen dan pelaku usaha di Indonesia dapat semakin percaya diri saat bertransaksi,” tambah Riko.



Ilmu dari Mba Prita Gozie Bagi Menteri Keuangan Rumah Tangga

Dukungan #IbuBerbagiBijak dengan VISA bagi Manda yang juga mempunyai kesibukan sebagai seorang work at home (freelancer) dan juga owner dari toko kelontong, telah memberikan banyak insight dari mba Prita Gozie. 

Baca juga : Rahasia Mengatur Keuangan Sebelum Ikut #IbuBerbagiBijak

Setidaknya, literasi keuangan momblogger tidak hanya bergelar :

CEO - Chief Everything Officer
CFP - Certified Financial by Perasaan
MBA - Managed By Alloh

Melainkan bisa menjadi Financial Analyst untuk keuangan rumah tangga masing-masing aka Menteri Keuangan di rumah tangga masing-masing. Yeaaayy!









Waspada dengan Pinjaman Online

Di kesempatan ini, hadir perwakilan dari OJK, Bapak Noor Hafid yang menyampaikan beberapa hal penting terkait pinjaman online (pinjol). Sebaiknya, ibu-ibu rumah tangga dan pelaku usaha melakukan cek dan ricek ke 157 untuk memastikan tawaran pinjaman online yang ditawarkan tercatat di OJK.


Menyikapi dengan bijak tentang pinjaman online :




Metode Sisa dan Sisih


Berakhir sudah keseruan kami momblogger di event VISA X IbuBerbagiBijak yang sedianya diselenggarakan di Yogyakarta. Semua ilmu sudah dibungkus dan siap diaplikasikan di keuangan rumah tangga kami. Terima kasih semua pihak yang telah berbagi ilmu keuangan pada hari ini. 





31 komentar:

  1. Belajar mengenai literasi keuangan tuh emang penting banget ya, manda. Kalo ga.. Kayanya bakalan kalap tiap liat diskonan di toko online. Kemudahan pembayaran kadang bisa bikin lupa diri akutu

    BalasHapus
  2. Ilmunya bagus banget yaa, apalagi mbak Prita jelasinnya dengan seru dan lucu-lucu, jadi berasa kurang terus waktunya hahaah

    BalasHapus
  3. Lengkap banget nih. Penyampaian mbak Prita bisa bikin materi "berat" enak dilahap yaaaa

    BalasHapus
  4. Lucu juga singkatannya 🤣 , memang menggunakan nontunai itu mudah banget, tapi harus disertai menganalisa keuangan keluarga, biar nggak jebol tuh duit🤣

    BalasHapus
  5. Saya tuh pas ikut materinya bu Prita, seperti ditelanjangi ya.. huhuhu.. apalagi pas buat dana darurat. Saya belum banget tuh. Memang kalau jadi Ibu tuh kudu pinter ya kelola keuangan. Kan direktur keuangan RT ya ibu.. ^_^

    BalasHapus
  6. Asik banget sih cara bu Prita kl ngomong soal keuangan. Aku jg koleksi buku2 beliau. Cara penyampaiannya enak banget.

    BalasHapus
  7. Seorang ibu saja banyak sekali jabatannya ya. Paling sulit ini buat saya atur keuangan. Seringnya kebobolan. Cuma sekarang saya mencoba tarik tunai beberapa ratus ribu rupiah buat saya kumpulin beli laptop. Kalau di ATM takut khilaf gesek terus.

    BalasHapus
  8. Manda jejer mba Prita koyok kakak adek ihhh.
    Samaaa cantiknya.
    Moga2 kita juga tertulari semangat financial planning yg lebih baik, bersama ZAPFIN!
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    BalasHapus
  9. Cerdas finansial memang dibutuhin banget ya Manda, untuk menjaga stabilitas keuangan keluarga.

    BalasHapus
  10. Gaya transaksi kedepan yang menuntut kepraktisan memang menjadi moment yang pas banget untuk vendor layanan non-tunai unjuk gigi, tetapi tetep ya kita cerdas untuk memilih produk mana yang terpercaya.

    BalasHapus
  11. Sebagai menteri keuangan dirumah sudah seharusnya menguasai literasi keuangan hahaha...aku tuh kalau nggak butuh mau diskon segede apapun ogah hahaha. Dan mungkin kalau nggak butuh banget dalam arti buat usaha ya jangan juga pinjam sembarangan dana ya

    BalasHapus
  12. Wow..ketika para istri sudah berkumpul dan belajar bersama..
    Seneng banget dapet asupan ilmu finansial planner ala mba Prita.

    BalasHapus
  13. peran kita emang dobel2 yak...makane gelar e akeh.. haha ilmu ttg keuangan penting banget.. secara keputusan penting ada di tangan kita2 ini ya.

    BalasHapus
  14. Memang penting sekali ya mendapatkan ilmu financial planner biar jadi menguasai literasi keuangan

    BalasHapus
  15. seorang ibu rumah tangga wajib hukumnya cerdas finansial...memang harus banyak belajar tentang hal ini..keuangan stabil keluarga pun akan bahagia

    BalasHapus
  16. CEO - Chief Everything Officer
    CFP - Certified Financial by Perasaan
    MBA - Managed By Allow.... Aku langsung nyangkut sama 3 istilah ini dan emang bener banget siih hihihi...literasi ttg dunia finansialku harus diupdate nih

    BalasHapus
  17. Wih keren acaranya ya, bikin momblogger makin pinter. Nggak sia-sia ya belajar finansial kayak gini bisa diaplikasikan buat sehari-hari. Sayang akunya nggak bisa ikut euy..

    BalasHapus
  18. wiih asyik banget nih bisa langsung dimentori sama financial educator yang kece, Mbak Prita Ghozie. Beneran deh pengen banget juga belajar soal finansial secara profesional bukan cuma feeling hihi

    BalasHapus
  19. Sedikit demi sedikit aku juga sudah beralih ke pembayaran digital. Tapi memang belum sepenuhnya. Uang cash aku selalu pegang krn masih sering belanja secara tradisional. Tapi mulai merasakan nyamannya pembayaran non tunai ini. Apa-apa tinggal srak-srek aja. Praktis.

    BalasHapus
  20. Ini ilmu yang penting banget dipelajari agar bisa diaplikasikan dalam management keuangan rumah tangga. Tapi dengan adanya pembayaran nontunai gitu semakin memudahkan apa malah jadi pisau bermata dua, ya?

    BalasHapus
  21. Wah, perempuan juga harus literasi keuangan nih, terlebih pengusaha UMKM

    BalasHapus
  22. Pulang dari acara #ibuberbagibijak jadi makin ahli mengelola keuangan keluarga ya Mba Ima. Terima kasih sharingnya. Banyak yang harus saya aplikasikan dari artikel ini nih

    BalasHapus
  23. Seru banget ya mbak acaranya. Saya pun kalau ada acara semacam ini selalu tertarik. Secara ibu rumah tangga tuh butuh banget edukasi finansial agar bisa mengela keuangan dengan baik. Oiya masalah pinjaman online tuh sudah merajalela banget

    BalasHapus
  24. Acara yg bagus sekali ya Mbak. Supaya semua ibu melek finansial. Duuh jadi inget pernah baca beberapa daftar investasi bodong. Makanya itu kita harus hati-hati. Apalagi kalau pinjaman online ya. Sebisa mungkin hindari saja deh

    BalasHapus
  25. Waah seru banget acaranya. Menjelaskan materinya kok asyik banget. Materi yg terkesan gahar jadi lebih fun dipelajari

    BalasHapus
  26. Acaranya bergizi nih. Pas banget buat ibu-ibu yang suka khilaf seperti saya. Apalagi kalau udah liat diskonan e-commerce. Haha

    BalasHapus
  27. Haahah itu yg bikin singkatan lucu lucu mbak Prita Gozie?. Kalau di Jakarta emang udah 80 persen non tunai. Tapi semenjak Jakarta black out kemarin aku selalu bawa uang cash jg. Kalau dulu hampir nggak pernah bawa cash

    BalasHapus
  28. Barokallah acara bergizi banget ya Manda
    belajar keuangan buat kita memang penting banget
    apalagi aku sering boncos wkwkkw

    BalasHapus
  29. Beruntung sekali Manda bisa hadir di agenda bergizi untuk para menteri keuangan keluarga ini. Saya cuma pernah baca pemaparan Mbak Prita Ghozie ini dulu pas di majalah Ummi.
    Sip. Zaman now memang bawa non-tunai lebih nyaman, ya. Pinjam secara online juga praktis tapi kudu waspada. Noted :)

    BalasHapus
  30. Tugas istri dirumah banyak banget bukan hanya melayani keluarga tapi dapat mengatur keuangan dengan baik

    BalasHapus
  31. bener banget mba, jangan sampai terkena pinjol, apa adanya aja, gak pake hutang2. hehe. biar aman keuangan

    BalasHapus