BUMIL ITU MANJA DAN MALAS

 

Bumil alias ibu hamil itu MANJA dan MALAS.
Ehmmm gimana yaaaa... Menuliskan ini sebenernya mau lanjut atau ah ga usahlah, tapiiii karena kenyataan di luar sana ternyata masih banyak ibu-ibu (baca : sesama perempuan) yang kurang wawasan keilmuan tentang berbagai macam ibu hamil dengan kondisinya yang tidak bisa dipukul rata sama, jadilah Manda menuliskan disclaimer bahwa BUMIL ITU MANJA DAN MALAS.

Halo sahabat Manda, baik yang seperti Manda pernah menjadi pejuang garis dua selama 17 tahun ataupun ibu-ibu pejuang yang pernah mengalami keguguran seperti saya yang sudah 3x sebelum akhirnya Alloh yang Maha Baik memberikan rezeki yang masih kujaga sampai hari ini dan masih berharap banyak doa untuk kelancaran sampai hari H persalinan nanti, semoga Alloh ridlo dan mudahkan semuanya, aamiin YRA. Tulisan ini tergelitik karena banyak ibu-ibu di luar sana yang belum tahu bahwa ada banyak kemungkinan ibu hamil tidak sehebat dan tidak senormal dirinya saat hamil. Saya mungkin akan bercerita MANJA dan MALAS versi saya yang bisa dibaca di tulisan sebelumnya termasuk kategori kehamilan resiko tinggi.

Baca dulu : Bumil Manja dan Malas karena Kehamilannya Resiko Tinggi

Nah sekarang kita bahas yaa ibu-ibu tercinta yang kadang justru malah tidak woman support woman dengan opini tak berdasarnya. Kenapa bumil itu MANJA dan MALAS.

Kenapa Bumil Manja dan Malas

Tidak semua ibu hamil bisa se-strong orang zaman dulu yang disambi jalan, masak, momong anak, aktivitas biasa naik turun gunung, jongkok bongkok berdiri tegak ga masalah dengan kehamilannya. Selalu pengen untuk bisa menjadi ibu hamil yang normal. Pastiiii! Kehamilan yang normal dan bebas aktivitas apa saja pasti menjadi DAMBAAN semua ibu hamil. Tapi sayangnya..... Kita yang dapat rezeki menjadi ibu hamil "manja dan malas" punya beberapa alasan yang akan kuceritakan ini yaa...

FLEK

Kondisi yang tidak pernah diinginkan oleh siapapun yang sedang hamil muda (baru saja terlambat haid). Hanya saja, terkadang fleknya bukan saja tentang janin yang menempel, melainkan ada masalah lain yang hanya ibu hamil yang mengalami dengan dokternya. Seperti dalam kasus saya, saya sendiri baru tahu kalau ada yang namanya Anti Phospolipid Syndrome (APS) yang tanda utamanya adalah FLEK.

Manda rangkumkan dari info AI ya terkait FLEK saat hamil ini ya. Flek saat hamil bisa disebabkan oleh hal normal seperti pendarahan implantasi (saat embrio menempel di rahim) atau iritasi serviks akibat hubungan intim/pemeriksaan, tapi juga bisa jadi tanda masalah serius seperti kehamilan ektopik, keguguran, atau masalah plasenta (seperti plasenta previa). Flek normal biasanya ringan, berwarna cokelat atau merah muda, dan tidak disertai nyeri hebat, sedangkan flek berbahaya bisa merah terang, banyak, atau disertai kram perut yang kuat, memerlukan konsultasi dokter segera.

MUAL

Bagi bumil yang NGEBO, alias tidak merasakan fase mual muntah di trimester pertama, bersyukurlah! Jangan samakan keadaanmu dengan orang lain. Walaupun Manda hanya mengalami perubahan selera dan sesekali saja merasakan mualnya, tapi masih bersyukur Manda mual yang tidak separah teman-teman Manda yang hamil dengan ujian mual muntah sampai ga bisa masuk asupan apa-apa.

Berdasarkan info dari AI terkait mual muntah ini dijelaskan begini. Penyebab mual muntah pada ibu hamil terutama karena perubahan hormon yang drastis, seperti peningkatan hormon hCG dan estrogen, yang memengaruhi sistem pencernaan dan pusat mual di otak, serta faktor lain seperti peningkatan indra penciuman yang sensitif, stres, kelelahan, perut kembung, dan kadar gula darah rendah, yang semuanya normal terjadi di awal kehamilan. Rahim yang membesar juga bisa menekan lambung dan memicu mual.

NGOS-NGOSAN

Wah, bagian ngos-ngosan ini ya, justru menjadi patokan Manda setiap kali telat mens, wajah mulai jerawatan yang beruntusan, dan disusul ngos-ngosan. Ngos-ngosan yang gimana Nda? Yang cuma jalan 100 meter di siang hari, trus kayak kurang oksigen gitu dan keliatan kepayahan kepanasan. Padahal biasanya ga gitu juga kalau cuma jalan 100 meter.

Ternyata setelah kutanya google AI, jawabannya Ibu hamil sering "ngos-ngosan" atau sesak napas terutama karena peningkatan hormon progesteron yang merangsang pernapasan lebih cepat, serta rahim membesar yang menekan diafragma dan paru-paru. Kondisi ini wajar, terjadi akibat tubuh bekerja ekstra untuk menyuplai oksigen ke janin dan peningkatan volume darah.

LAPERAN

Ciri Manda kalau hamil adalah sering sendawa saat laper, dan jam lapernya itu tengah malam. Makanya selalu sedia marie regal dan cemilan lain yang mudah dilahap. Dan indikasi jerawat, ngos-ngosan dan laperan menjadi ciri Manda ketika belum dinyatakan hamil secara testpack.

Ternyata, ini alasannya kenapa ibu hamil muda sering merasa lapar karena tubuh bekerja keras mendukung perkembangan awal janin, meningkatkan volume darah, serta perubahan hormon progesteron dan estrogen yang drastis. Metabolisme yang lebih cepat dan fluktuasi gula darah juga memicu rasa lapar intens, meskipun terkadang disertai morning sickness.

PEGAL padahal NGGAK NGAPA-NGAPAIN

Mungkin di awal kehamilan, tidak terasa pegalnya. Hanya setelah melewati trimester pertama, pegal pinggang dan area bawah perut semaki terasa padahal cuma aktivitas duduk sebentar. Lalu, masuk ke trimester dua, mulai tidur miring ke kiri yang membuat pegal bagian pinggang dan bokong, hahahaha. Rasanya WOW! Nikmati yaaaa

Cari tahu kenapa ibu hamil sering merasa pegal meskipun tidak banyak beraktivitas karena perubahan fisik dan hormonal drastis. Penyebab utamanya adalah kenaikan berat badan yang menambah beban otot, perubahan pusat gravitasi yang menekan pinggang, serta hormon relaksin yang melonggarkan ligamen untuk persiapan persalinan.

BANYAK LARANGAN

Bagaimana kita ga malas dan manja, semenjak status kita naik menjadi IBU HAMIL, overprotective melekat pada diri kita. Mulai dari dilarang capek, dilarang jatuh, dilarang berdarah (karena saya mengkonsumsi pengencer darah), dilarang makan sembarang, dilarang pakai skincare, dan dilarang-dilarang yang lain, yang membuat kita terkesan MALAS dan MANJA sebagai ibu hamil.

Langsung cari info terkait larangan tersebut ke AI supaya kita beneran punya dasar yang kuat untuk MALAS dan MANJA sebagai ibu hamil.

Larangan-larangan tersebut bertujuan untuk melindungi ibu dan janin dari risiko komplikasi, keguguran, atau gangguan perkembangan bayi, mengingat tubuh ibu hamil sedang mengalami perubahan hormon dan fisik yang drastis.
 

Berikut adalah penjelasan detail kenapa ibu hamil dilarang melakukan hal-hal tersebut:

1. Dilarang Capek/Kelelahan

Alasan: Tubuh hamil bekerja dua kali lebih keras. Kelelahan ekstrem dapat memicu kontraksi rahim dini, pusing, pingsan, dan meningkatkan risiko keguguran atau kelahiran prematur.

Dampak: Membutuhkan istirahat cukup untuk memastikan sirkulasi darah ke janin tetap optimal.

2. Dilarang Jatuh/Benturan

Alasan: Jatuh atau benturan, terutama pada perut, berisiko tinggi menyebabkan solusio plasenta (plasenta lepas sebelum waktunya), cedera janin, atau memicu persalinan prematur.

Dampak: Janin terlindungi oleh air ketuban, namun benturan keras bisa sangat berbahaya.

3. Dilarang Berdarah (Apalagi jika Mengonsumsi Pengencer Darah)

Alasan: Anda mengonsumsi pengencer darah, yang berarti darah lebih sulit membeku. Cedera kecil bisa menyebabkan perdarahan yang sulit berhenti.

Dampak: Perdarahan berlebih saat hamil sangat berbahaya bagi ibu dan dapat mengancam nyawa janin. Penggunaan pengencer darah harus di bawah pengawasan ketat dokter untuk memastikan dosis aman.

4. Dilarang Makan Sembarang

Alasan: Beberapa makanan mengandung bakteri (seperti Listeria atau Salmonella), merkuri tinggi, atau parasit (toksoplasma) yang dapat masuk ke plasenta.

Dampak: Menyebabkan infeksi berat, keracunan makanan, cacat lahir, atau keguguran. Makanan yang harus dihindari meliputi ikan tinggi merkuri, telur/daging mentah, susu tidak dipasteurisasi, dan sayuran mentah yang tidak dicuci bersih.

5. Dilarang Pakai Skincare (Tertentu)

Alasan: Bahan aktif dalam skincare tertentu dapat diserap ke aliran darah dan menembus plasenta.

Bahan yang Harus Dihindari: Retinoid/Retinol/Vitamin A: Dapat menyebabkan cacat janin (teratogenik), Hidrokuinon, Merkuri, Steroid: Berbahaya bagi janin, Salicylic Acid (BHA) Dosis Tinggi/Oral: Berisiko gangguan janin. Kandungan Kimia Skincare/KrimRetinoid/Vitamin A: Dilarang karena risiko cacat janin. Salicylic Acid (Asam Salisilat) dosis tinggi: Hindari penggunaan oles dalam area luas. Paraben, Merkuri, Hidrokuinon: Zat kimia berbahaya yang umumnya dilarang.

Catatan: Skincare dasar seperti sabun muka, pelembap, dan sunscreen fisik umumnya aman, selama bebas dari bahan aktif berbahaya di atas.

Kesimpulan:
Larangan ini bukan untuk mengekang, melainkan langkah kehati-hatian karena metabolisme ibu hamil berbeda dan apa yang ibu konsumsi/gunakan akan berdampak pada janin melalui plasenta. Selalu konsultasikan dengan dokter kandungan mengenai obat, makanan, dan produk perawatan yang aman.
 

TIDAK SEMBARANG OBAT GOSOK

Ibu hamil harus berhati-hati dalam memilih minyak pijat karena beberapa kandungan dapat meresap ke dalam kulit dan berpotensi memengaruhi janin, memicu kontraksi, atau menyebabkan iritasi.

Berikut adalah daftar kandungan minyak pijat dan minyak esensial yang wajib dihindari atau digunakan dengan sangat hati-hati selama kehamilan:


1. Bahan Aktif Obat (NSAIDs & Pemanas)

Seperti yang Anda sebutkan, kandungan ini berisiko terutama setelah usia kehamilan 20 minggu: 
  • Ibuprofen/NSAIDs: Penggunaan topikal (oles) dalam jumlah besar atau jangka panjang berisiko menyebabkan penurunan cairan ketuban (oligohidramnion) dan masalah ginjal pada janin, serta menutup saluran jantung janin lebih awal (ductus arteriosus).
  • Metil Salisilat (Methyl Salicylate): Sering ditemukan dalam balsam otot. Tidak direkomendasikan digunakan setelah 20 minggu kehamilan karena risiko yang sama dengan NSAID.
  • Dikloro (Dichloroacetate/Dichloroacetic acid) & Kandungan serupa: Bahan kimia keras yang dapat menyebabkan iritasi atau diserap secara sistemik.

2. Minyak Esensial yang Harus Dihindari (Stimulan Rahim/Toxic)

Beberapa minyak esensial dapat memicu kontraksi (uterus stimulan) atau bersifat toksik: 
  • Clary Sage & Sage: Dapat memicu kontraksi rahim dan berpotensi menyebabkan persalinan prematur.
  • Rosemary & Oregano: Stimulan rahim yang kuat.
  • Wintergreen & Birch: Mengandung bahan kimia yang mirip aspirin (salisilat) yang berbahaya jika diserap dalam jumlah banyak.
  • Peppermint: Dapat mengurangi produksi ASI jika digunakan di akhir kehamilan, dan perlu dihindari.
  • Camphor (Kapur Barus): Bersifat toksik dan harus dihindari.
  • Cinnamon (Kayu Manis) & Clove (Cengkeh): Dapat menyebabkan iritasi kulit dan merangsang kontraksi.
  • Basil, Jasmine, Juniper, Cypress, Fennel, Thyme, Parsley: Termasuk dalam kelompok minyak yang meningkatkan aliran darah ke panggul/uterus.
Rekomendasi Aman:Gunakan minyak kelapa (coconut oil) atau minyak zaitun yang murni (carrier oil).
Minyak esensial yang relatif aman (dalam pengenceran sangat rendah dan tidak dipakai berlebihan): Lavender, Chamomile, dan Mandarin.



Selalu konsultasikan ke dokter atau bidan sebelum menggunakan minyak pijat, terutama pada trimester pertama atau jika memiliki kehamilan berisiko tinggi. Disclaimer: Informasi ini didasarkan pada temuan umum kesehatan. Sebaiknya selalu periksa label produk dan konsultasi medis.

Nah, dari penjelasan yang panjang kali lebar ini, semoga para ibu-ibu di luar sana yang masih berpikiran kami ibu hamil MANJA dan MALAS bisa tercerahkan. Karena sebenarnya, kami pun juga ingin tetap beraktivitas biasa, seperti cuci piring, nyapu, nyuci baju, pergi naik mobil/motor sendiri, jalan jauh dan traveling, makan bebas dan dandan cantik, tapi karena ada ASET BERHARGA yang sedang kami usahakan untuk menjadi KEHIDUPAN, makanya kami bangga dengan status baru BUMIL MANJA DAN MALAS. Demikian dan terima transferan yaa ibu-ibu.

Jadi, mohon dimaafkan apabila kami tidak sewajarnya manusia normal yang bisa melakukan aktivitas di dalam rumah, tidak bisa ikut ngumpul, tidak bisa ikut ngelist acara yang cuma sebentar dan sepele, menjadi orang introvert karena banyak di dalam rumah, tidak bisa ikut arisan dan acara sosial lain, lebih banyak menolak daripada mengiyakan, ya lagi-lagi karena kami sendiri sedang berjuang dengan diri kami sendiri. Mohon pemaklumannya yaaaa...
Love,
Manda


Tidak ada komentar