IBX583577287E51C

Selasa, 22 Agustus 2017

Merajut Asyik Bersama Gendhis Bag di Acara Arisan Ilmu KEB


Tak kenal, maka tak sayang. 

Sepertinya peribahasa tersebut cocok diterapkan di banyak hal di universitas kehidupan. Tidak cuma tentang hubungan antar manusia, melainkan tentang sebuah aktivitas yang kalau tidak kenal, maka kita pun tidak bisa sayang. Salah satunya, mengenal seni merajut atau knitting atau crochet. 


Bagi para pengoleksi tas rajut, tentunya tidak asing lagi dengan kata "Gendhis Bag". Ya, bukan rahasia lagi bahwa di Yogyakarta, koleksi terbaik dari tas rajut bisa dijumpai di showroom Gendhis Bag yang ada di ring road barat, tepatnya di desa Ngawen, Trihanggo, Gamping, Sleman.  

Dimana letak showroom Gendhis Bag di Yogyakarta?

Showroom Gendhis Bag ada di jalur lingkar barat atai ringroad barat. Sebagai ancer-ancer, showroom ini terletak di utara Westlake Resto. Ambil jalur lambat di ring road barat sebelum jembatan selokan mataram. Lalu ikuti jalur lambat sampai melewati papan Westlake Resto, masih lurus meniti jalur lambat, dan perhatikan kiri jalan yang parkirannya luas, akan ada showroom Gendhis Bag.



Memasuki showroom Gendhis Bag ini, bagi perempuan adalah semacam masuk ke sebuah tempat yang indah dan bisa tahan berlama-lama di sini. Bagaimana tidak? Koleksi yang ada di showroom Gendhis Bag ini tergolong lengkap dengan pilihan warna dan bahan yang lengkap dan ada promo diskon yang membuat pecinta tas rajut betah mencoba sekian banyak tas untuk akhirnya menjatuhkan pilihannya.




Setelah berpuas diri berputar di lantai bawah dari showroom Gendhis Bag ini, kita menuju ke lantai duanya. Koleksi di lantai dua lebih lengkap, selain tas juga ada fashion dan aksesoris. Benar-benar tempat yang membuat mata perempuan tidak diijinkan untuk berkedip. Berderet-deret tas seolah memanggil untuk dicoba dan pilihan yang sulit untuk hanya membeli 1 buah tas ketika sudah ada di Gendhis Bag.

Ingin belajar merajut di kelas rajut Gendhis Bag ?

Nah, kali ini cerita Manda akan berbagi cerita keseruan kelas merajut yang dibingkai dalam acara arisan ilmu KEB (Kumpulan Emak Blogger) yang kali ini diisi dengan materi membuat rajutan bersama Gendhis Bag. Sekilas tentang arisan ilmu KEB, arisan ilmu yang diikuti oleh emak blogger yang diwadahi dalam sebuah komunitas KEB (Kumpulan Emak Blogger). Hubungan KEB dengan Gendhis Bag sebenarnya sudah berlangsung lama, dari tahun 2015 kami pernah diundang mampir ke Gendhis Bag.

Baca juga : KEB Goes To Gendhis Bag

Waktu berjalan seakan cepat sekali, tidak terasa tahun demi tahun dijalani dan komunitas KEB semakin bertumbuh. Arisan ilmu KEB kali ini merupakan arisan ilmu yang sudah diadakan kesekian kalinya dengan tema beragam di Jogjakarta. Bertepatan dengan HUT RI ke 72, pada 17 Agustus 2017 lalu, kami mengadakan arisan ilmu bertema : kelas merajut pemula (kantong HP). Arisan ilmu kali ini dilaksanakan di sore hari dan kita cukup membawa badan ke Gendhis Bag untuk kemudian mendapat ilmu, alat dan bahan merajut dari tim Gendhis hanya dengan biaya 50,000 per orang.


Ada 20 emak blogger Jogja yang ikut dalam arisan ilmu KEB kali ini, menyenangkan sekali bertemu, silaturahmi, pepotoan dan mendapat ilmu baru tentang merajut. Dresscode kali ini menyesuaikan nuansa semangat kemerdekaan RI, yaitu merah putih. Semangat yang berbinar dari emak-emak blogger Jogja sore ini membuat suasana di showroom Gendhis Bag juga jadi meriah.


Kurang lebih pukul 15, mba Erna yang banyak membantu terselenggaranya arisan ilmu KEB kali ini, memperkenalkan dua orang tim Gendhis, mba Rini dan mba Win, yang pada sore hari ini akan menjadi tutor kita merajut kantong HP.


"Apakah di sini ada yang sudah bisa merajut?", tanya mba Rini.

"beluuummm.", jawab semua yang hadir.

"Apakah ada yang pernah pegang alat merajut?", tanyanya lagi.

"beluummmmm.", kompak dijawab emak blogger yang hadir.

Dan sambil tersenyum, mba Rini pun mengatakan bahwa saya kira tidak benar-benar pemula untuk arisan ilmu kali ini, ternyata benar-benar dari dasar ya? hahahahaha. Begitulah ceritanya di awal, bahwa kami emak-emak blogger Jogja kan bisanya negblog mba, bukan ngrajut, hihihihi.


Bagi yang penasaran menyimak keseruan kami merajut untuk pertama kalinya, bisa lihat video ini ya.


Dua jam tidak terasa dan ternyata baru bisa membuat tusuk rantai dan tusuk baliknya, kalau mengikuti step mba Rini, baru step 1 sampai step 4, tapi sudah bisa bikin kantong HP. Yihaaaaaaaa, alhamdulillaaahh, lumayan dapat ilmu baru dan bisa dipraktekkan sepulang dari arsian ilmu KEB di Gendhis Bag. Makasih yaaaa. Jadi makin cinta dilahirkan sebagai perempuan.


Bukan Manda kalau tidak tergoda untuk menyelesaikan apa yang sudah dimulai, terlebih semakin asyik dengan hakpen dan benang nylon yang sudah memanggil-manggil untuk diselesaikan. Karena rajutan yang diujicoba saat arisan ilmu di Gendhis terlalu kecil lebarnya, akhirmya Manda coba selesaikan terus dan taraaaaaa.. 

Tas rajut mungil untuk boneka barbie pun berhasil diselesaikan.


Membayangkan sisa benang nylon yang masih banyak, akhirnya tergoda untuk membuat bandanan yang menurut logika (belum diajarin sampai rumus-rumus merajut), tinggal membuat lurus dengan lebar yang sudah dibuat di awal. Baiklah, mari kita coba. Dan taraaaaa...

Bandanan hijab untuk Manda pun berhasil dibuat dari hasil kelas merajut arisan ilmu KEB di Gendhis Bag.



Ternyata, begitu kenal dan lalu sayang banget!

Begitulah kiranya merajut menjadi suatu tantangan yang tidak bisa dihentikan saat benang nylon masih banyak tergulung di depan mata. Dengan menggunakan You Tube dan modal 4 langkah dari kelas rajut pemula di Gendhis Bag, akhirnya ketemu dengan tutorial rajutan sarung HP dan alhamdulillaaahh seneng bangetttt. Yeaaaayy, akhirnya berhasil menyelesaikan sarung HP untuk ZenFone 3 ZE520KL


Bahagia itu sederhana, bukan?


Nah, demikian cerita Manda mengikuti asyiknya kelas rajut pemula dalam rangka Arisan Ilmu KEB di Gendhis Bag. Bagi sahabat Manda yang ingin main ke Gendhis Bags, berikut ya denah lokasinya.

21 komentar:

  1. Ih, Manda telaten sangat...sampai sekarang tas mungilku belum jadi juga nih. Dan bener, sekali kenal sama merajut langsung jatuh cinta, kaya tas Gendhis, sekali lihat biasanya kebayang bayang terus minta dibawa pulang #ehh

    BalasHapus
  2. Yeay.. jadi juga kantong HP-nya, Manda.
    Punyaku yang awal malah jadi gantungan kunci, meleset dari target. Selanjutnya nih semoga jadi kantong hp :D

    BalasHapus
  3. Kok jadi ingin ikut belajar merajut juga ya, hehehe

    BalasHapus
  4. Itu tas di Gendhis kok bagus-bagusssss. Sukaaak liat modelnya. Kudu banget mampir nih kalo pas main ke Jogja huhuhuhu, kumupeng.

    BalasHapus
  5. Pas nginep di Westlake, bolak/i aku nglewatin Gendhis, tapi mboten sempat mampirrr hwaaaaa
    kapan2 deh, ngeJogja lagi insyaAllah cussss

    Kindly visit my blog: bukanbocahbiasa(dot)com

    BalasHapus
  6. Huhuu...baguuus, aku pernah belajar merajut tapi nggak bisa-bisa terus. Benangnya pasti mbundhet terus..hihi :p

    BalasHapus
  7. Nampak rumit eerrr haha. Cuma kalau udah selesai pasti jadinya seneng banget ya mbak Ima :)

    omnduut.com

    BalasHapus
  8. kelihatan rumit ya, tapi kalau jadi cantik mbak hehe

    BalasHapus
  9. Lucu banget bandananya. Kalau diterusin bisa jadi kupluk ibu2 nggak ya?

    BalasHapus
  10. yeay..berhasil bikin kantong hape. jempol euy..
    aku masih tertatih-tatih nih merajutnya

    BalasHapus
  11. Ajarin donk manda. Sy bisa bikin rantai aja. Haha

    BalasHapus
  12. Selalu salut sama mereka yang jago merajut
    Ketekunanannya itu lho
    Tambah lagi membaca pola, menggabungkan warna dan seterusnya
    kereeeeeeeen

    BalasHapus
  13. wwiii seru acaranya..
    merajut itu kuncinya harus sabar .. salut!

    BalasHapus
  14. Wah aku tuh suka banget sama barang-barang hasil rajutan, tapi kalau disuruh negrajut mah langsung melambaikan tangan hihihi...

    BalasHapus
  15. Ajarin donk, aku sampai skrng gk bisa2 :(
    Bukan krn gak telaten tapi krn jarang latihan, wes lupa cara bulet2in benang ke jarumnya :(

    BalasHapus
  16. Manda itu berarti jadi 3 bentuk sendiri ya? wah mantap lah.. aq kapan ya jadi hoho. masih sisa banyak kah benang nya?

    BalasHapus
  17. Mantep banget Manda langsung lanjut bikin rajutan lainnya :D Kereeen ..

    BalasHapus
  18. Manda beneran jadi kantong HPnya...kalo kantongku wujudnya baru 2 baris. Itupun pake lepas lagi benangnya...

    BalasHapus
  19. Serunya..
    Dan kayaknya Manda emang berbakat, dua jam saja sudah kretif mikirnya...

    BalasHapus
  20. Kantong hpnya aku dibikinin mak Prim aja deh :D

    BalasHapus
  21. Asik banget bisa dapat ilmu merajut.

    BalasHapus