IBX583577287E51C

Minggu, 13 Maret 2016

Mengenal Beauty Blogger, Atisatya Arifin



beauty blogger
Talkative Tya


Halo sahabat manda, sore ini berkesempatan melakukan interview dengan Beauty Blogger, Mba Tya, pemilik blog http://www.talkativetya.com/. Sesuai profil di webnya yang purple girly looked, kita kenalan dulu yuk sebelum mengenal lebih dalam tentang seorang beauty blogger.

Her name is Tya.  She’s a mother of two, an ESL teacher, and also a beauty enthusiast. Her blog is all about beauty, make up, DIY, and more.


Sudah kenal, maka berarti sayang ya. Sudah penasaran seperti apa bincang manda dengan mba Tya yang ramah menanggapi chat WA kami sore ini. Ternyata, mba Tya baru saja menghadiri dua event beauty yang waktunya deketan dengan jarak lokasi yang berjauhan. Kereeennn!!!

Berikut bincang manda dengan mba Tya, simak ya…

Halo mba Tya, kalau boleh tahu kapan mulai ngeblognya? 
Dan apakah nichenya langsung beauty?

Aku mulai blogging sebetulnya sudah sejak tahun 2007. Waktu itu sempat punya 2 blog lain, satu blog khusus tentang belajar Biologi yang menyenangkan untuk anak SMP dan SMA. Satu blog lainnya khusus untuk karya sastraku berupa puisi-puisi. Sayangnya karena keterbatasan waktu kedua blog ini aku tutup mbak, yang tersisa tinggal satu ini yang dibuat tahun 2009. Di awal, aku belum punya konsep yang jelas untuk blog ini (bisa dilihat postingannya masih random banget) lalu tahun 2012 aku memutuskan untuk nge-blog khusus tentang beauty. Kenapa? Karena pada waktu itu aku mulai merasa 'butuh' dandan. Aku mulai gali informasi, tanya sana-sini, baca review blogger lain. Sayangnya, banyak ulasan dari web/blog yang menurut aku kurang memuaskan. Jadi, aku pikir, kenapa nggak aku aja yang bikin review yang komplit dan bisa membantu para pemula seperti aku. 

Membuka blog http://www.talkativetya.com, 
isinya keren dan sarat ilmu tentang kecantikan dan perawatan. 
Apa yang membuat mba Tya memilih niche beauty?

Dulu aku berpikir kalau aku ini jelek, nggak cantik. Aku ngerasa aku ini endut lah, item, kucel, kumal, awut2an. Pokoknya jelek deh. Tapi ternyata seorang teman yg berprofesi sbg model yang menurut aku udh cantiknya kaya bidadari dari khayangan pun masih ngeluh dia gak cantik. Hellooow? Situ bilang g cantik terus eike apaan dong? Hehe. Setelah itu aku menyadari bahwa sebenarnya setiap wanita itu cantik. Tentu aja cantiknya nggak generik yaaa. 

Masing-masing punya kecantikan sendiri yg terpancar. Nah, sayangnya nih masih banyak mereka2 yg ngerasa kalau nggak cantik (seperti aku dan temenku itu). Aku ingin mereka2 itu sadar bahwa mereka itu cantik. Titik. 

Aku ingin berbagi lewat tulisan aku bahwa jadi cantik itu gampang, simple, dan gak mesti keluar duit banyak. Aku jg ingin mengedukasi mereka2 yg mungkin masih awam (akupun juga masih awam dan pemula kok, cuma remahan rengginang doang kalau dibandingkan sama blogger2 lain atau makeup artist) bahwa menjadi cantik itu mudah dan banyak pilihan produk yg aman dan terjangkau. Apalagi skrg marak banget kan cream abal2 yang berbahaya untuk kesehatan.



Seandainya berkenan dijawab. Selama ini produk yang direview mba Tya,Apakah dipakai mba Tya sendiri atau tidak?

Semua produk yang ada di blog aku dijamin aku pakai sendiri. Tidak ada rekayasa atau semacamnya. Jadi kalau aku bilang oke ya oke, kalau aku bilang kurang oke ya kurang oke. Hehe.

Apa tantangan menjadi seorang beauty blogger? (karena pasti berhubungan dengan cocok tidaknya produk yang wajib direview)

Menyikapi soal produk yg g cocok pas direview ya itu sudah resiko ya. Hehehe. Tapi sebetulnya efek buruk dari produk yg gak cocok itu bisa diminimalisir kok. Kan kembali lagi, yang paling tahu kulit kita ya diri sendiri. Jadi kalau tahu jenis kulit berminyak ya reviewnya produk2 yg untuk kulit berminyak. Jangan coba-coba pakai yang untuk kulit kering. Terutama kalau mereview produk2 yg sifatnya skincare atau base makeup macam foundation gitu. Kalau make up dekoratif macam eyeshadow atau maskara mah hajar teruuus. Hehehe..
Nah kalau produk itu ternyata tidak cocok. Apa tipsnya untuk mengulas produk tersebut?


Tipsnya jujur bilang apa adanya tetapi dengan gaya yang sopan. Aku ada beberapa produk yg menurut aku kurang bagus dan aku tulis sesuai dengan pendapat aku, tapi tetap masukkan nilai positif dr produk itu. Bahkan mba Tya mempersilahkan untuk melihat postingan tentang maskara Just Miss untuk gambarannya. http://www.talkativetya.com/2016/03/just-miss-waterproof-mascara-black.html.


Itu juga salah satu alasan aku untuk pilih-pilih endorsement dan gak mau terlalu komersil. Aku kuatir kalau nanti terlalu komersil aku dipaksa mencoba produk2 yg g sesuai sama jenis kulit aku. Lagipula balik lagi, nulis blog ini kan hobi, aku senang, kalau dikomersilin kayanya sisi 'fun'-nya akan hilang krn terlalu fokus ingin mendapatkan penghasilan.

Ooohh, jadiii ... produk yang di review oleh mba Tya tidak semuanya endorse ya mba? 
Kirainnn, semuaaa endorsement

Hampir 80% semua punya aku sendiri, aku beli sendiri. Sisanya 10% endorsement dan 10% lainnya boleh dapet dari goodie bag kalau dateng acara2 atau menang kompetisi. Terakhir aku endorsement itu the face shop oil control water cushion. Aku termasuk jarang banget  dpt endorsement kalau dibandingkan beauty blogger lain..



Trus ada sedikit iklan, dimana manda sharing sama mba Tya tentang pengalaman manda mereview sebuah produk kosmetik.  Eh, saat manda cobain ternyata nggak cocok dan kewajiban review tetap jalan terus. Saat itu manda menceritakan tentang pengalaman dulu pernah pakai produk itu dan kandungan bahan dari kosmetik itu aja akhirnya. 

Lalu, mba Tya memberi tanggapan : Nah itu dia, nggak enak kan kalau pas endorsement trus ternyata produknya gak cocok. Mau ditulis jadi serba salah. Hehehe.

Bagaimana tips mengelola blog yang nichenya beauty, apakah tema untuk tulisan selalu ada? 

Kata mba Tya, pertanyaan ini gampang banget dijawab. Ini aku ada kutipan yg bisa dibilang mantraku banget soal ngeblog dan aku yakin bisa diaplikasikan untuk blog dengan niche apapun. Kutipan ini juara banget dan udah pernah aku tulis jg di blog. Jadi, selama kita menulis tentang apa yang kita senangi, pasti nggak akan kehabisan ide dan gak akan pernah bosan.

BLOG LIKE NO ONE IS READING. BLOG FOR YOURSELF. FIRST AND ALWAYS, BLOG BECAUSE YOU FEEL COMPELLED TO SHARE THINGS YOU ARE PASSIONATE ABOUT AND YOU'LL NEVER RUN OUT OF MATERIAL. 
(http://www.talkativetya.com/2016/01/5-blogging-quotes-to-keep-you-motivated.html)

Talkative Tya and Family

Apa pesan mba Tya kepada para blogger pada umumnya dan beauty blogger khususnya?

Pesan aku untuk blogger pada umumnya, apapun niche blognya, pastikan dulu apa yang akan ditulis itu tentang sesuatu yg benar-benar disenangi dan nggak setengah-setengah. Lalu balikin lagi ke niat, niat awal ngeblog tuh apa? Apa cuma sekadar ikut-ikutan atau memang ada keinginan kuat utk berbagi ke orang lain? Dan buat semua blogger termasuk beauty blogger, yang penting jadi diri sendiri, jujur, dan lakukan sepenuh hati...

Meleleh sesi interview sore ini dengan mba Tya, di sela waktu istirahatnya masih berkenan membalas chat WA manda yang sudah mepet deadline untuk tayang mala mini. Terima kasih banyak mba Tya, senang bisa mengenalmu, sukses selalu dan berkah ngeblognya ya!

18 komentar:

  1. Wiiih, ternyata begitu ya suka duka beauty blogger hihihi...
    Belum pernah dapet endorse soalnya, jadi kalau review ya memang karena beneran pake :)

    BalasHapus
  2. Aku selalu kagum deh sama beauty blogger gitu, pada pedeee.. Semoga selalu berkah dan menginspirasi ya mak tya dan mandaa

    BalasHapus
  3. keren! pake interview mendalam, sip! saya juga jadi tau pikiran biyuti blogger. Dan mbak Tya ini enak banget diajak ngobrol, jujur, apa adanya

    BalasHapus
  4. Seru juga ya bisa bersilaturahmi dengan blogger lain.

    BalasHapus
  5. Mbak Mandaaa.....tibak'e blognya banyak juga *melenceng dr pokus*.

    Eh, aku juga beauty blogger kan? Kan aku Mommy blogger, jd cantik dong *at least versi suami dan ortuku *

    BalasHapus
  6. Ah iya, ngeblog itu hobi...niat yang lurus ga bikin tulisan jadi setengah-setengah. hmmm inspiratif tulisannya mba

    BalasHapus
  7. setuju banget deh kalau blog terlalu dikomersilkan, isi funya jd hilang..lagi berusaha untuk fun lagi nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. ayo mbak Kania! Blogging is fun! *sambil joget-joget di depan komputer*

      Hapus
  8. keren ulasannya mba say

    BalasHapus
  9. dari sini aku lebih jauh mengenal mbak Tya... :)

    BalasHapus
  10. Oooh jadi yang kurang bagus produknya pun ditulis pendapatnya ya tapi diberikan juga nilai positifnya ... hm ....

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak, sejelek-jeleknya suatu produk pasti masih ada positifnya *menurut aku* Bisa aja biar kualitasnya kurang oke tapi dari segi harga murah banget. Nah harga murah itu kan sebetulnya nilai positif.

      Kecuali kalau ngomongin produk abal-abal ya pasti aku cela abis-abisan. Hehehehe

      Hapus
  11. Iya.. Gak enak ya kalau udah endorsement tapi ternyata gak cocok. Jadi bikin galau tingkat dewa.

    BalasHapus
  12. Kalau niche blog sesuai yg disenangi dijamin nggak bakal kehabisan ide ya=)

    BalasHapus
  13. Semua produk yang ada di blog aku dijamin aku pakai sendiri. Tidak ada rekayasa atau semacamnya. Jadi kalau aku bilang oke ya oke, kalau aku bilang kurang oke ya kurang oke. Hehe. ---> Samaaaaa. Toss mbaa ^^

    BalasHapus
  14. Saya sukanya dari blog mba Tya itu memang karena jujur apa adanya. Ternyata tebakan ku benar. Endorsement nya nggak banyak. Ini menurut saya keren :D

    BalasHapus
  15. Jadi semua opini terkait produk mba Tya ini ditulis dengan jujur ya

    BalasHapus
  16. Cantik dan berbakat banget :D hehe

    BalasHapus