IBX583577287E51C

Minggu, 17 Desember 2017

Perjalanan 60 Tahun ASTRA yang Penuh Inspirasi




Tentang  PT. ASTRA International Tbk

PT Astra International Tbk didirikan di Jakarta pada tahun 1957 sebagai sebuah perusahaan perdagangan umum dengan nama Astra International Inc. Pada tahun 1990, telah dilakukan perubahan nama menjadi PT Astra International Tbk, dalam rangka penawaran umum perdana saham Perseroan kepada masyarakat, yang dilanjutkan dengan pencatatan saham Perseroan di Bursa Efek Indonesia dengan menggunakan ticker ASII. Nilai kapitalisasi pasar Astra pada akhir tahun 2016 adalah sebesar Rp335,0 triliun.

Astra telah mengembangkan bisnisnya dengan menerapkan model bisnis yang berbasis sinergi dan terdiversifikasi pada tujuh segmen usaha yang bisa kita nikmati dalam keseharian hidup, masyarakat Indonesia menggunakan sepeda motor dan mobil, jalan tol, printer, hingga layanan pembiayaan, perbankan dan asuransi milik Astra.


Pelaku bisnis bermitra dengan Astra dan memanfaatkan berbagai kendaraan komersial, alat berat, layanan logistik, sistem teknologi informasi dan jasa pertambangan dari Astra. Berbagai produk yang dihasilkan, antara lain minyak kelapa sawit, batu bara dan kendaraan bermotor, terus diekspor sehingga Astra dapat berkontribusi dalam menyumbangkan devisa bagi negara.

Kegiatan operasional bisnis yang tersebar di seluruh Indonesia dikelola melalui lebih dari 200 anak perusahaan, ventura bersama dan entitas asosiasi, dengan didukung oleh lebih dari 200.000 karyawan. Sebagai salah satu grup usaha terbesar nasional saat ini, Astra telah membangun reputasi yang kuat melalui penawaran rangkaian produk dan layanan berkualitas, dengan memperhatikan pelaksanaan tata kelola perusahaan dan tata kelola lingkungan yang baik.

Astra senantiasa beraspirasi untuk menjadi perusahaan kebanggaan bangsa yang berperan serta dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, kegiatan bisnis Astra berupaya menerapkan perpaduan yang berimbang pada aspek komersial bisnis dan sumbangsih non-bisnis melalui program tanggung jawab sosial yang berkelanjutan di bidang pendidikan, lingkungan, pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM) serta kesehatan.


Filosofi Catur Dharma, Astra telah menginspirasi Indonesia melalui produk dan layanan karya anak bangsa.

  1. Menjadi Milik yang Bermanfaat bagi Bangsa dan Negara.
  2. Memberikan Pelayanan Terbaik kepada Pelanggan.
  3. Menghargai Individu dan Membina Kerja Sama.
  4. Senantiasa Berusaha Mencapai yang Terbaik.



Astra berkontribusi kepada masyarakat, lingkungan, dan bertanggung jawab kepada karyawan, dengan menciptakan keseimbangan antara kepentingan bisnis, sosial, dan lingkungan. Dengan pendekatan yang terintegrasi dari 4 pilar tanggung jawab sosial (corporate social responsibility/CSR) Astra (Astra Untuk Indonesia Sehat, Astra Untuk Indonesia Cerdas, Astra Untuk Indonesia Hijau, Astra Untuk Indonesia Kreatif), Astra berinisiatif untuk memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia. Astra juga melaksanakan SATU Indonesia Awards sebagai ajang untuk mencari pemuda-pemudi Indonesia berbakat yang memiliki semangat sejalan dengan Astra untuk senantiasa berkarya dan memberi manfaat bagi masyarakat luas.
Astra senantiasa berupaya menjadi inspirasi pembangunan. Sehingga, kegiatan bisnis bukan hanya berarti pertumbuhan profit semata, tetapi juga tentang bagaimana berkontribusi untuk pembangunan Bangsa Indonesia. Inilah visi pendiri Astra yang tetap menjadi Visi Astra 2020.


Astra mengharuskan pertumbuhan yang berimbang dalam Strategic Triple Roadmap, yaitu pertumbuhan portofolio bisnis, sumber daya manusia, dan kontribusi sosial dan lingkungan secara serentak. Astra menekankan partisipasi dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia melalui panduan Public Contribution Roadmap, yang diterapkan dalam inisiatif SATU Indonesia (Semangat Astra Terpadu Untuk Indonesia) sebagai langkah nyata Grup Astra beserta delapan yayasan untuk berperan aktif serta memberikan kontribusi meningkatkan kualitas masyarakat Indonesia.

Semangat Astra Terpadu Untuk Indonesia (SATU Indonesia) merupakan langkah nyata dari Grup Astra untuk berperan aktif, serta memberikan kontribusi meningkatkan kualitas masyarakat Indonesia melalui karsa, cipta dan karya terpadu untuk memberikan nilai tambah bagi kemajuan bangsa Indonesia. Pada prinsipnya di mana pun instalasi Astra berada, harus memberikan manfaat.

Inisiatif SATU Indonesia (Semangat Astra Terpadu Untuk Indonesia) sebagai langkah nyata Grup Astra beserta delapan yayasan untuk berperan aktif serta memberikan kontribusi meningkatkan kualitas masyarakat Indonesia.


Polman Astra Berpartisipasi Dalam Deklarasi Kebangsaan

Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi bersama dengan perguruan tinggi swasta (PTS) di wilayah Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) III DKI Jakarta menyepakati sebuah “Deklarasi Kebangsaan”. Naskah tersebut ditandatangani oleh Illah Sailah bersama dengan 5 perwakilan perguruan tinggi swasta di Jakarta, sedangkan Politeknik Manufaktur Astra (Polman Astra) menjadi perwakilan politeknik. Deklarasi ini dikukuhkan melalui penandatanganan naskah bertekad bulat menjunjung tinggi Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila sebagai flasafah negara dan Undang-undang Dasar 1945 sebagai dasar Negara

Direktur Polman Astra Tony Harley Silalahi menyambut positif dan mendukung deklarasi ini dimana sudah seharusnya perguruan tinggi yang merupakan poros intelektual bangsa perlu memiliki sikap untuk mendukung identitas bangsa yang berdasarkan Pancasila. “Politeknik Manufaktur Astra telah memiliki program terstruktur untuk pengembangan karakter mahasiswa yang berorientasi kebangsaan, mulai dari program pengenalan kampus, hingga berbagai kegiatan akademis


YDBA Bekerja Sepenuh Hati Menuju UMKM Indonesia Mandiri (2017-09-04)

talkshow kewirausahaan dalam rangkaian acara #Astra60Surabaya menambah hidup suasana talkshow saat itu. Berjalan begitu menarik dan penuh antusiasme, peserta yang berjumlah sebanyak 500 orang, terdiri dari komunitas pengusaha (mitra bisnis Astra), komunitas start-up Surabaya, komunitas binaan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA), serta 25 finalis Astra Start-up Challenge Batch 1 (2016), hari itu memadati talkshow dalam Festival Kewirausahaan bertema “Building A Smart Sustainable Start-up”. Pak Henry C. Widjaja tidak berbagi ilmu sendiri, melainkan ditemani oleh dua pembicara kondang lainnya, yaitu Achmad Zaky (CEO Bukalapak) dan Dissa Syakina (CEO Finger Talk Caffe untu difabel). 

YDBA mengemban misi pembinaan dan pengembangan UMKM di tanah air sekaligus memperkuat value chain usaha Astra melalui program pemberdayaan income generating activities untuk masyarakat yang berada di sekitar operasional Astra. YDBA memberikan beragram program pembinaan, mulai dari bidang teknologi, manajemen, fasilitas pembiayaan, akses pasar hingga teknologi informasi dengan memaksimalkan sinergi pada jaringan value chain Astra secara terintegrasi.
YDBA berdasarkan pada operating values CARE, yang terdiri dari Compassionate, Adaptive, Responsible, and Excellent, untuk memfasilitasi UMKM binaan baik yang masuk dalam value chainbisnis Astra ataupun yang tidak. Pelatihan dan pendampingan yang diberikan YDBA sesuai dengan kebutuhan masing-masing UMKM, khususnya agar UMKM bisa mencapai kemandirian.

YDBA bersama Grup Astra mendirikan Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) dalam melakukan pembinaan pada UMKM yang sampai saat ini jumlah LPB telah berjumlah 16. Keenambelas LPB tersebut tersebar di seluruh wilayah Indonesia, meliputi Jakarta, Mataram, Kutai Barat, Sidoarjo, Palembang, Kapuas Tengah, Tapin, Yogyakarta, Tegal, Paser, Pontianak, Muara Enim, dan Jawa Tengah. Tidak hanya mendirikan LPB, dalam membantu UMKM dan masyarakat di daerah untuk mendapatkan akses pembiayaan, YDBA mendirikan Koperasi atau Lembaga Keuangan Mikro. Saat ini, YDBA telah mendirikan 10 LKM yang tersebar di Kalimantan dan Sulawesi. 

UMKM yang ingin menjadi mitra atau binaan YDBA bisa mendaftar langsung dengan mengisi formulir yang terdapat pada website resmi YDBA atau melalui LPB milik Astra yang terdapat di daerah masing-masing. Salah satu syarat menjadi mitra binaan YDBA adalah memiliki kemauan kuat untuk berkembang dan menjadi mandiri. Usaha atau bisnis yang baru berkembang dan belum berbentuk badan usaha sekalipun diperbolehkan untuk mendaftar asalkan mau mengikuti training dan menerapkannya pada usaha yang dijalankan. YDBA sangat membantu dalam memperluas akses pemasaran seperti mengajak UMKM binaan untuk menjadi pemasok ke berbagai perusahaan Grup Astra serta mengikutsertakan UMKM ke berbagai pameran dalam negeri maupun luar negeri.

Pada rangkaian acara HUT ke-60 Astra di Surabaya ini juga diberikan penganugerahan terhadap lebih dari 300 UMKM binaan YDBA yang telah naik kelas. Program UMKM Naik Kelas ini diharapkan bisa membuat UMKM binaan YDBA bisa secara mandiri berkembang, mulai dari kualitas produk serta jasa yang diberikan, dan juga bisa berkelanjutan (awet). YDBA pun memiliki program Digital Ecosystems, Unboxing Future! untuk memproyeksikan semua program-program YDBA yang saat ini telah berkembang secara offline menjadi online melalui fitur blog, news, video edukasi, dan e-catalog. Fitur YDBA online untuk blog, news, dan video edukasi dapat dilihat lebih lanjut di www.hebatnyaukm.org sedangkan untuk fitur e-catalog menjadi satu di www.ydba.astra.co.id.

 
Program Kampung Berseri Astra

Kampung Berseri Astra (KBA) merupakan program corporate social responsibility (CSR) Astra yang diimplementasikan kepada masyarakat dengan konsep pengembangan yang mengintegrasikan 4 pilar program CSR, yaitu, Pendidikan, Kewirausahaan, Lingkungan, dan Kesehatan.
Melalui program KBA ini, masyarakat dan perusahaan dapat berkolaborasi untuk bersama mewujudkan wilayah yang bersih, sehat, cerdas, dan produktif sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah KBA.

Dalam penerapan KBA, terdapat tahapan pencapaian status yang menjadi panduan dalam pengembangan program KBA. Tahapan pencapaian status tersebut menyesuaikan dengan proyeksi kampung binaan Astra sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Adapun status tersebut terdiri dari bintang 1 hingga 5, yaitu, Pratama, Madya, Nindya, Utama, dan Kencana.

Manfaat Berkelanjutan
Program KBA memiliki manfaat yang berbeda untuk setiap stakeholder yang terlibat. KBA membawa dampak positif kepada masyarakat berupa manfaat berganda dari program pembinaan dan pemberdayaan yang diimplementasikan. Dengan diterapkannya program KBA, diharapkan secara kolektif masyarakat dapat mengambil tindakan inisiatif perubahan untuk mengubah kualitas kehidupan masyarakat, baik dari tingkat pendidikan berupa meningkatnya kesadaran untuk bersekolah, tingkat kesehatan berupa perilaku untuk hidup lebih sehat, kesadaran menjaga lingkungan agar bersih dan hijau, serta peningkatan standard kesejahteraan.

Bagi pemerintah, program KBA  dapat mendukung peningkatan kualitas hidup manusia yang nantinya berujung kepada semakin baiknya level Indeks Pembangunan Manusia, tidak hanya di KBA, tetapi juga di wilayah sekitarnya. Hal ini disebabkan program KBA yang terdiri dari Pendidikan, Kewirausahaan, Lingkungan, dan Kesehatan menekankan kepada pengimbasan kebermanfaatan dan keberlanjutan program.
Perusahaan dapat menerapkan CSR, salah satunya dengan program KBA, sehingga nantinya dari program-program yang dilakukan tidak hanya memberi manfaat bagi masyarakat penerima program, namun juga memberikan manfaat kepada perusahaan dalam bentuk hubungan sosial yang baik.

Tulisan ini disertakan dalam rangka lomba karya tulis terbaikmu yang menginspirasi tentang perjalanan 60 tahun Astra. Dilandasi oleh filosofi Catur Dharma, Astra telah menginspirasi Indonesia melalui produk dan layanan karya anak bangsa, sumber daya manusia yang unggul serta kontribusi sosial yang berkelanjutan bagi bangsa dan negara. Perioda lomba 23 Agustus - 31 Desember 2017 untuk kategori: Umum & Wartawan.



sumber informasi : 


1 komentar:

  1. semoga astra bisa selalu menjaga komitmennya dlm melakukan csr

    BalasHapus