IBX583577287E51C

Minggu, 12 Maret 2017

7 Hal Persiapkan Kehamilan


Menjadi seorang ibu adalah fitrah seorang wanita. Karena merupakan fitrah sejak lahir dari seorang wanita yang dikaruniai kemampuan untuk bisa hamil dan melahirkan, wanita manapun yang telah memasuki masa baligh dan mempunyai suami, pasti berkesempatan untuk bisa hamil.

Para bunda yang sudah menikah, persiapkan kehamilan dengan cara ini :



  1. Memeriksakan kesehatan calon ibu dan calon ayah. Bagi pasangan yang sudah menikah, tentunya harapan cepat dikaruniai momongan adalah hal yang diharapkan. Tentunya berbeda jika pasangan tersebut mempunyai komitmen untuk menunda dulu kehamilan. Memeriksakan sejak dini kesehatan calon ibu adalah yang utama, karena rahim ibu dan kesehatannya akan menjadi tempat bagi calon debay selama kurang lebih 9 bulan 10 hari. Memeriksakan diri dengan serangkaian pemeriksaan TORCH penting dilakukan sejak dini, sehingga ketika akan memulai program hamil, ibu akan siap menjadi tempat yang sehat untuk perkembangan buah hatinya. Pun demikian dengan Manda, tes TORCH pun pernah dilakukan, alhamdulillah hasilnya pun baik.
  2. Mengkonsumsi makanan bergizi, buah dan sayur. Mengkonsumsi makanan bergizi dengan memperbanyak asupan buah dan sayur bukanlah diperuntukkan untuk para calon ibu, melainkan diusahakan menjadi bagian dari gaya hidup, supaya kita bisa sehat lebih lama. Asupan buah dan sayur memiliki kandungan serat yang bagus untuk tubuh, terlebih untuk para calon ibu, kesehatan tubuh menjadi sebuah hal yang diutamakan.
  3. Mengkonsultasikan siklus menstruasi ke dokter kandungan. Nah, bagian ini yang terpenting untuk seorang wanita bisa menjadi seorang ibu. Sistem kalender dari siklus menstruasi memudahkan seorang dokter kandungan memperkirakan kapan masa subur dari seorang wanita. Berbeda dengan seorang PCOS seperti Manda, yang setahun mendapat menstruasi bisa 1 - 3 kali saja. Dalam kasus yang seperti Manda inilah, pentingnya seorang dokter obsgyn mengatur siklus menstruasi supaya bisa dibantu memprediksi kapan masa suburnya. 
  4. Mengkonsumsi asam folat. Konsumsi asam folat penting untuk seorang wanita yang sudah menikah dan berencana untuk mempunyai keturunan. Asam folat diperlukan untuk membuat materi genetik dari sel-sel (DNA) yang bermanfaat dalam pertumbuhan dan perkembangan. Selain itu, asam folat juga penting untuk pemeliharaan syaraf yang sehat dan pembentukan sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh. 
  5. Mengkonsumsi susu persiapan kehamilan. Di dalam susu persiapan kehamilan terdapat banyak zat baik untuk ibu hamil. Perrsiapkan kehamilan dengan cara ini dipercaya bisa menghasilkan anak yang sehat fisik dan mentalnya.
  6. Mengatur waktu berhubungan badan. Setelah poin ke 3, dokter akan mengatur siklus menstruasi dan menghitung kapan masa suburnya. Di saat masa subur itulah kemungkinan besar akan terjadi pembuahan, dan waktu berhubungan badan untuk mempertemukan sperma dengan sel telur yang siap dibuahi.
  7. Berdoa. Naaaahh, yang terakhir inilah yang menjadi rangkuman dari seluruh persiapan menuju masa kehamilan. Segalanya karena Dia yang Maha Segalanya. 
Yang utama adalah jangan kita menjadi ingkar dan tidak bersyukur hanya karena Dia belum mengabulkan apa yang menjadi pinta kita. Dia tahu yang TERBAIK untuk setiap hambaNya. Tidak ada yang berhak mempercepat dan tidak ada yang bisa menundanya, jika itu sudah menjadi catatanNya. (Manda, 2017)

4 komentar:

  1. Setuju..we do our best. Let Alloh take the rest..yg penting ikhtiar dan bersyukur

    BalasHapus
  2. Tetap semangat mandaaa😊

    BalasHapus
  3. Setuju.
    ... karena yang terbaik bagi kita belum tentu terbaik menurutNYA.

    DIA, Yang Maha Mengetahui, kita serahkan semua kepadaNYA.

    Dan, tetaplah berbaik sangka, ya dear Manda...

    Peluk cium dari bumi Borneo...

    BalasHapus
  4. Positif thinking atas skenario Alloh untuk kita, dan bersyukur dengan yang ada di genggaman kita, insyaAlloh tambah nikmat dan berkah 😊

    BalasHapus