IBX583577287E51C

Selasa, 10 Januari 2017

6 Kesalahan Bisnis Online yang Mematikan

www.vebma.com

Bisnis online di era teknologi internet seperti saat ini memang marak digembar-gemborkan. Bisnis dengan sistem yang beragam, yang pada intinya adalah bisa dikerjakan di mana saja. Asal ada katalog produk dan ada sinyal internet, maka bisnis online bisa dijalankan. Marketing pun sekarang dengan mudah bisa dipelajari, seperti motivator bisnis yang bersliweran di dunia maya, baik di televisi, twitter, atau facebook. Semua itu bisa dikombinasi apik sebagai hal yang mendukung bisnis online yang kita lakukan.



Bisnis. Mau tidak mau, suka tidak suka, pasti berhubungan dengan sesuatu yang berbau profit dan untuk mencapai profit itu ada yang namanya target dan omset. Bisnis yang menjual barang-barang yang diproduksi oleh diri kita sendiri, tentunya lebih mudah menghitung biaya pembuatan, operasional dan menetapkan harga yang kita mau. Bahkan, menjual barang yang diproduksi oleh kita sendiri bisa menyesuaikan permintaan pasar. Lalu bagaimana jika kita tidak menghasilkan produk? Melainkan kita menjualkan produk milik orang lain, ya nggak papa, yang utama dalam bisnis adalah mencoba.

Manda sendiri sejak 2010 belajar bisnis retail dan sampai hari ini masih terus belajar untuk menemukan ritme yang tepat dalam mengembangkan bisnis retail yang ternyata menarik dari tahun ke tahun. Mencoba banyak bisnis adalah bagian dari belajar bisnis. Karena, tidak ada yang statis saat kita belajar, pasti ada sesuatu yang baru yang bisa dipelajari dari bisnis lain. Setidaknya, perbendaharaan kita akan sifat pembeli, sifat pelanggan, sifat manusia di universitas kehidupan efeknya mengkayakan. Noted!

Kurang lebih 5 tahun berada di dunia bisnis online, sebagai marketer dan sekaligus leader untuk memotivasi jaringan dalam penjualan produk. Tentunya, sebagai pemain, saya juga merupakan pemakai dan memang cocok menggunakan produk ini, di saat bersliweran di IG produk sejenis, yang mungkin lebih baik, tapi harga yang ditawarkan jauh lebih murah. #KibasPoni karena saya setia dengan produk yang merawat saya sudah 5 tahun ini. Menjadi marketer dalam bisnis ini memudahkan saya berbagi, demikian bahasa yang kami pakai untuk menghabiskan stok yang sudah dibeli. Mengalihkan pengeluaran untuk sedekah dengan menggantinya dengan barang-barang yang sudah terlanjur dibeli. Selain untuk sedekah, mengalihkan produk yang harus dibeli setiap bulannya bisa dengan menjadikannya bingkisan. Terselip niat, kalau nanti cocok, bisa jadi pelanggan. Ya, begitulah bisnis dijalankan. Kerugian yang timbul sebisa mungkin harus diminimalisir.


Semua yang berbau penjualan dan bagaimana membuang stok, rasanya bukan lagi menjadi masalah. Produknya sendiri juga cocok dan bisa dipakai untuk saya sekeluarga. Namun demikian, ada beberapa hal yang saya bisa pelajari dari bisnis semacam ini. Beberapa hal yang sebenarnya kesalahan fatal sebuah bisnis online yang sudah dimarketingi oleh banyak orang hebat yang siap ditarget didalamnya untuk fokus pada penjualan barang dan mengharapkan reward yang sepadan.


Apa saja kesalahan fatal dari bisnis online?
  • Ketersediaan Stok Barang.
Stok barang adalah hal utama yang wajib mendapatkan perhatian, apa yang bisa kita jual ketikan barang yang diminati kosong? Dengan dalih omset dan target, kita terpaksa menjual barang yang tidak dibutuhkan? Tentunya tidak demikian jika kita ingin menjalankan bisnis yang jangka panjang. Apa yang menjadi fokus penawaran bulan ini, ya itulah yang dicukupi stoknya. Sebenarnya tidak sulit, karena track record puluhan tahun dari data perusahaan selalu bisa digunakan untuk memprediksi produk yang tergolong fast moving.
  • Sistem yang Sering Diubah dan Terlalu Ribet.
Online sesungguhnya memudahkan. Namun demikian, ada sistem IT yang dibuat ribet sehingga untuk melakukan order saja kesulitan membuka browsernya. Tentunya ambang batas toleransi sudah diterapkan. Yakin nggak kalah dengan banyak browser lain yang mudah diakses dan sistem yang tidak terlalu ribet? Sehebat apapun sebuah sistem, ketika itu menyulitkan dan tidak user friendly tentunya akan ditinggalkan. Makanya, make it simple!
  • Kendala IT yang Menganggap Semua Orang Friendly dengan IT
Teknologi internet digunakan untuk memfasilitasi pekerjaan yang diharapkan bisa memudahkan kita terhubung dengan banyak orang di sekitar kita. Tidak semua yang menggunakan internet, atau memegang smartphone, lalu tahu banyak dengan teknologi IT yang digunakan. Kebanyakan orang tentu mau segala hal yang mudah diakses, yang ringan di smartphone dan fitur-fiturnya pun sesuai kebutuhan user. Meng-upgrade sistem menjadi sesuatu yang semakin sulit justru boomerang untuk bisnis online.
  • Hadiah yang Dijanjikan Tidak Tersedia
Iming-iming atau janji dalam bentuk barang atau reward adalah bagian dari promosi. Apabila target tercapai, tentunya sebuah hal yang wajar ketika barang atau reward yang dijanjikan menjadi sesuatu yang vital untuk dipenuhi. Bagaimana rasanya jika kita dijanjikan dapat barang bulan depan, tapi ternyata di bulan depan stok hadiah tidak tersedia. Sampai kapan bertahan jika setiap kejadian klaim hadiah selalu saja tidak tersedia? Buah simalakama ketika produk yang akan dibeli tidak tersedia karena menanti hadiahnya ada, atau order produk terlebih dahulu tapi hadiahnya tidak tersedia. Beberapa kasus, jelas membuat malas untuk mengejar target. Ya, begitulah bisnis dijalankan. Penuh pemakluman! Lalu bagaimana jika hadiah yang tidak tersedia tersebut, secara 1 pihak diganti barangnya dan sudah berbulan-bulan baru tersedia. Apakah ketika promosi itu diliuncurkan tidak ada survey pelanggan? Bagi yang sudah belajar ilmu pemasaran, tentunya tanda tanya besar apabila ketersediaan stok barang dan stok hadiah tidak tersedia. Apakah ada perencanaan matang sebelum promosi tersebut digencarkan? Atau sebenarnya sudah ada di fase matang sehingga mengalami titik kejenuhan?
  • Klaim Hadiah Sebagai Alat Promosi yang Ribet
Bicara bisnis pasti bicara tentang OMSET dan TARGET, tidak bisa tidak, kita menjalankan bisnis tanpa perencanaan. Tesis tentang business plan yang selesai saya buat juga mengindikasikan bahwa sebuah bisnis sederhana sekalipun perlu dibuat business plan nya untuk menentukan layak atau tidak bisnis tersebut dijalankan. 


Nah, dalam promosi penjualan, kita bisa menggunakan banyak alat promosi untuk bisa meningkatkan penjualan. Iming-iming hadiah pun menjadi sah untuk bisa mencapai target yang diinginkan. Namun demikian, saat kita harus memberikan reward sebagai alat promosi harusnya dibuat semudah mungkin. Minimal dengan menjaga stok rewardnya agar pelanggan tidak merasa dirugikan dan dikecewakan. 

Bukankah bisnis yang baik adalah bisnis yang bisa menjaga kepercayaan?
  • Customer Care yang Tidak Dua Arah
Banyak marketplace yang saat ini dijumpai dalam bisnis online. Toko online yang kini banyak sekali ditemui ketika kita mengetikkan online shop. Di setiap marketplace yang saya temui, di pojok kanan atau kiri, atas atau bawah, akan dengan mudah menemukan kolom chat dengan customer care yang 7/24. Sehingga setiap kesulitan dan keluhan akan lebih mudah diatasi dan diselesaikan . Tapi apa kesalahan yang dibuat jika customer care dibatasi jamnya dan proses komplain saja dipersulit. Ya, orang jadi malas komplain tapi juga lalu memutuskan untuk meninggalkan. 

Demikian ya beberapa hal yang bisa menjadi perhatian teman-teman yang ingin menjalankan bisnis online. Karena tentunya pesaing yang sehat yang menjual barang sejenis semakin banyak. Selamat berkarya di wiRABUsaha!

3 komentar:

  1. Komunikasi dua arah itu penting banget. Makanya walopun sistem toko online sdh canggih,tp byk costumer yg lebih nyaman pesan via chatting..#akubanget

    BalasHapus
  2. Serba-serbi bisnis online yang rasanya nano-nano tapi alhandulillah bikin makin kaya hatiiiii

    BalasHapus